Apa itu Terapi Cahaya Merah?

70Tayangan

Terapi cahaya merah juga disebut fotobiomodulasi (PBM), terapi cahaya tingkat rendah, atau biostimulasi. Terapi ini juga disebut stimulasi fotonik atau terapi kotak cahaya.

Terapi ini digambarkan sebagai pengobatan alternatif yang menggunakan laser tingkat rendah (daya rendah) atau dioda pemancar cahaya (LED) pada permukaan tubuh.

www.mericanholding.com

Beberapa orang mengklaim laser daya rendah dapat meredakan nyeri atau menstimulasi dan meningkatkan fungsi sel. Laser ini juga populer digunakan untuk pengobatan insomnia.

Terapi cahaya merah melibatkan pemancaran gelombang cahaya merah berdaya rendah melalui kulit. Prosedur ini tidak terasa dan tidak menyebabkan rasa sakit karena tidak menghasilkan panas.

Cahaya merah diserap ke dalam kulit hingga kedalaman sekitar delapan hingga 10 milimeter. Pada titik ini, cahaya merah memiliki efek positif pada energi seluler dan berbagai sistem saraf serta proses metabolisme.

Mari kita lihat sedikit tentang ilmu di balik terapi cahaya merah.

Hipotesis Medis – Terapi cahaya merah telah diteliti selama lebih dari satu dekade. Telah terbukti dapat "mengembalikan glutathione" dan meningkatkan keseimbangan energi.

Jurnal American Geriatrics Society – Terdapat juga bukti yang menunjukkan bahwa terapi cahaya merah dapat mengurangi rasa sakit pada pasien dengan osteoartritis.

Jurnal Terapi Kosmetik dan Laser – Penelitian juga menunjukkan bahwa terapi cahaya merah dapat meningkatkan penyembuhan luka.

Terapi cahaya merah bermanfaat untuk mengobati:
Rambut rontok
Jerawat
Kerutan, perubahan warna kulit, dan banyak lagi.

Tinggalkan Balasan