Manfaat Terapi Cahaya Merah (Fotobiomodulasi)

68Tayangan

Cahaya adalah salah satu faktor yang memicu pelepasan serotonin ke dalam tubuh kita dan memainkan peran besar dalam pengaturan suasana hati. Mendapatkan paparan sinar matahari dengan berjalan-jalan singkat di luar ruangan pada siang hari dapat sangat meningkatkan suasana hati dan kesehatan mental.
Terapi cahaya merah juga dikenal sebagai fotobiomodulasi (PBM), terapi cahaya tingkat rendah (LLLT), biostimulasi, stimulasi fotonik, atau terapi kotak cahaya.
Terapi ini menggunakan panjang gelombang cahaya tertentu untuk merawat kulit guna mencapai berbagai hasil. Studi menunjukkan bahwa panjang gelombang yang berbeda memengaruhi tubuh dengan cara yang berbeda. Panjang gelombang cahaya merah yang paling efektif tampaknya berada dalam kisaran 630-670 dan 810-880 (lebih lanjut tentang ini di bawah).
Banyak orang bertanya-tanya apakah RLT mirip dengan terapi sauna atau manfaat sinar matahari.
Semua terapi ini bermanfaat, tetapi berbeda dan memberikan hasil yang berbeda pula. Saya sudah lama menjadi penggemar sauna, tetapi saya juga menambahkan terapi cahaya merah ke rutinitas harian saya karena alasan yang berbeda.
Tujuan sauna adalah untuk menaikkan suhu tubuh. Hal ini dapat dicapai melalui paparan panas sederhana dengan menaikkan suhu udara, seperti yang populer di Finlandia dan bagian lain Eropa. Hal ini juga dapat dicapai melalui paparan inframerah. Paparan inframerah memanaskan tubuh dari dalam ke luar dan dikatakan memberikan efek yang lebih bermanfaat dalam waktu yang lebih singkat dan pada suhu yang lebih rendah.
Kedua metode sauna meningkatkan detak jantung, keringat, protein kejut panas, dan memperbaiki tubuh dalam berbagai cara lainnya. Tidak seperti terapi cahaya merah, cahaya inframerah dari sauna tidak terlihat, dan menembus jauh lebih dalam ke dalam tubuh dengan panjang gelombang 700-1200 nanometer.
Terapi cahaya merah atau fotobiomodulasi tidak dirancang untuk meningkatkan keringat atau memperbaiki fungsi kardiovaskular. Terapi ini memengaruhi sel pada tingkat seluler dan meningkatkan fungsi mitokondria serta produksi ATP. Pada dasarnya, terapi ini "memberi makan" sel Anda untuk meningkatkan energi.
Keduanya memiliki kegunaan masing-masing, tergantung pada hasil yang diinginkan.
M7-16 600x338

Tinggalkan Balasan