Seberapa sering saya harus menggunakan tempat tidur terapi cahaya merah?

70Tayangan

Semakin banyak orang menjalani terapi cahaya merah untuk meredakan kondisi kulit kronis, mengurangi nyeri otot dan sendi, atau bahkan untuk mengurangi tanda-tanda penuaan yang terlihat. Tetapi seberapa sering Anda harus menggunakan tempat tidur terapi cahaya merah?

Berbeda dengan banyak pendekatan terapi yang bersifat umum, terapi cahaya merah merupakan perawatan yang sangat dapat disesuaikan dan dipersonalisasi. Terapi cahaya merah, juga dikenal sebagai fotobiomodulasi (PBMT), menggunakan kekuatan cahaya untuk merangsang produksi energi dan penyembuhan di dalam sel. Terapi cahaya merah adalah perawatan yang bergantung pada dosis, yang berarti respons tubuh Anda membaik dengan setiap sesi. Jadwal perawatan yang konsisten memberikan hasil terbaik.

Banyak pasien bertanya-tanya seberapa sering mereka harus menggunakan tempat tidur terapi cahaya merah. Jawabannya adalah – tergantung. Beberapa orang membutuhkan sesi yang sering, sementara yang lain dapat menggunakan perawatan sesekali. Sebagian besar mendapatkan hasil yang baik dengan sesi 15 menit, 3-5 kali setiap minggu selama beberapa bulan. Frekuensi penggunaan tempat tidur terapi cahaya merah juga bergantung pada tingkat keparahan kondisi yang ingin Anda obati, usia dan kesehatan Anda secara keseluruhan, serta sensitivitas Anda terhadap cahaya.
Karena setiap orang berbeda, lebih bijaksana untuk memulai perlahan dan meningkatkan frekuensi sesi secara bertahap. Anda mungkin ingin memulai dengan sesi 10 menit setiap dua hari sekali selama minggu pertama. Jika Anda mengalami kemerahan atau ketegangan sementara, kurangi waktu terapi Anda. Jika Anda tidak mengalami kemerahan atau ketegangan, Anda dapat memperpanjang waktu terapi harian Anda hingga total 15 hingga 20 menit.

Penyembuhan terjadi pada tingkat seluler, dan sel membutuhkan waktu untuk sembuh dan beregenerasi. Terapi cahaya merah mulai bekerja segera, dan hasilnya akan semakin baik dengan setiap sesi. Perbaikan untuk masalah jangka panjang biasanya terlihat setelah 8 hingga 12 minggu penggunaan secara konsisten.

Seperti halnya perawatan lainnya, hasil terapi cahaya merah bersifat tahan lama, tetapi tidak permanen. Hal ini terutama berlaku untuk kondisi kulit, karena sel kulit baru menggantikan sel kulit lama yang diobati dengan cukup cepat. Penggunaan terapi cahaya merah dan perawatan lainnya dalam jangka waktu lama memberikan hasil yang lebih baik, tetapi pasien terkadang enggan untuk mematuhi rencana perawatan jangka panjang.

Penyedia layanan kesehatan seringkali dapat membantu klien untuk tetap mengikuti rencana perawatan dengan menggabungkan terapi cahaya merah dengan perawatan lain. Mendapatkan dua atau lebih perawatan dalam setiap kunjungan membantu klien menghemat waktu yang berharga dan menikmati hasil yang lebih baik. Klien juga merasa lega karena terapi cahaya merah aman – karena tidak membahayakan kulit atau jaringan di bawahnya, hampir tidak ada risiko berlebihan. Terlebih lagi, perawatan tanpa obat ini jarang menimbulkan efek samping.

Tinggalkan Balasan