Terapi cahaya merah untuk stretch mark

15Tayangan

Stretch mark (striae) adalah masalah kulit umum yang disebabkan oleh peregangan kulit yang cepat akibat kehamilan, perubahan berat badan, atau pertumbuhan pesat. Meskipun tidak berbahaya, banyak orang mencari cara untuk mengurangi penampilannya. Dapatkah terapi cahaya merah (RLT) membantu? Berikut penjelasan dari sains.


1. Bagaimana Terapi Cahaya Merah Dapat Memperbaiki Stretch Marks

RLT bekerja dengan merangsang produksi kolagen dan elastin, protein kunci yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Penelitian menunjukkan bahwa RLT dapat membantu dengan cara:
✔ Meningkatkan sintesis kolagen – Menebalkan kulit dan memperbaiki tekstur.
✔ Meningkatkan aliran darah – Mendorong penyembuhan dan regenerasi kulit.
✔ Mengurangi peradangan – Membantu memudarkan stretch mark merah/ungu (striae rubra).

Bukti Klinis

  • Tahun 2023Jurnal Dermatologi KosmetikStudi menemukan bahwa RLT meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi kedalaman stretch mark setelah 12 minggu.
  • Cahaya inframerah dekat (NIR) dapat menembus lebih dalam untuk memodifikasi jaringan ikat.

2. Protokol Terapi Cahaya Merah Terbaik untuk Stretch Marks

A. Panjang Gelombang yang Akan Digunakan

  • Cahaya merah (630-660 nm) – Terbaik untuk stimulasi kolagen di permukaan.
  • Inframerah dekat (810-850 nm) – Menargetkan jaringan yang lebih dalam untuk stretch mark yang parah atau sudah lama (striae alba).

B. Frekuensi & Durasi Perawatan

  • 3-5 sesi per minggu (konsistensi adalah kunci).
  • 5-15 menit per area (tergantung daya perangkat).
  • Minimal 8-12 minggu untuk hasil yang terlihat.

C. Rekomendasi Perangkat

  1. Perangkat RLT genggam (misalnya, Joovv Go, Mito Red Light) – Untuk area kecil.
  2. Panel LED besar – Untuk cakupan yang lebih luas (misalnya, paha, perut).
  3. Perawatan profesional di klinik – Lebih ampuh (misalnya, tempat tidur dengan lampu LED).

3. Cara Memaksimalkan Hasil

Lakukan eksfoliasi terlebih dahulu – Angkat sel kulit mati agar cahaya lebih mudah menyerap.
Gunakan serum asam hialuronat atau vitamin C – Meningkatkan efek kolagen.
Kombinasikan dengan microneedling atau retinoid – Meningkatkan peremajaan kulit (konsultasikan dengan dokter kulit).
Hindari paparan sinar matahari langsung/berjemur – Dapat memperburuk kontras stretch mark.


4. Harapan yang Realistis

  • Terbaik untuk stretch mark yang baru (merah/ungu) – Lebih responsif daripada stretch mark yang lama (putih/perak).
  • Perbaikan bertahap – Tidak seperti laser, RLT bekerja perlahan namun aman.
  • Mungkin tidak sepenuhnya menghilangkan bekas luka yang dalam, tetapi dapat mengurangi visibilitasnya secara signifikan.

Sebelum & Sesudah: Apa yang Dapat Diharapkan

Jangka waktu Hasil
4-6 minggu Tekstur kulit membaik, sedikit memudar.
8-12 minggu Penurunan warna/kedalaman yang terlihat jelas
6+ bulan Hasil optimal (dengan penggunaan yang konsisten)

5. Pengobatan Alternatif & Komplementer

Jika RLT tidak cukup, pertimbangkan untuk menggabungkannya dengan:

  • Laser fraksional (misalnya, Fraxel) – Untuk bekas luka yang lebih dalam.
  • Mikrodermabrasi – Mengelupas lapisan teratas kulit.
  • Retinoid topikal – Mendorong pergantian sel (hindari selama kehamilan).

Kesimpulan Akhir

✔ RLT adalah pilihan yang aman dan non-invasif untuk memperbaiki stretch mark, terutama jika dimulai sejak dini.
✔ Konsistensi sangat penting—hasil membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.
✔ Untuk hasil terbaik, padukan dengan perawatan kulit dan perawatan profesional.

Cobalah rutinitas ini:

  1. Lakukan eksfoliasi 2 kali seminggu.
  2. Gunakan RLT selama 5-10 menit setiap hari (660nm + 850nm).
  3. Lembapkan dengan krim yang meningkatkan produksi kolagen.

Tinggalkan Balasan