Bagaimana cara menggunakan alat tanning bed dengan aman?

16Tayangan

Tempat berjemur buatan (tanning bed) adalah cara populer untuk mendapatkan tampilan kulit yang kecoklatan dan tampak seperti terkena sinar matahari, terutama selama bulan-bulan yang lebih dingin atau ketika paparan sinar matahari terbatas. Namun, penting untuk dipahami bahwa tidak ada tempat berjemur buatan yang sepenuhnya 'aman', karena alat ini memancarkan radiasi ultraviolet (UV) yang dikaitkan dengan penuaan dini dan kanker kulit. Jika Anda memilih untuk menggunakan tempat berjemur buatan, berikut beberapa langkah penting yang dapat Anda ambil untuk meminimalkan risiko dan melindungi kulit Anda semaksimal mungkin:

 

1. Kenali jenis kulit Anda.

Sebelum menggunakan alat penyamakan kulit (tanning bed), tentukan tipe kulit Fitzpatrick Anda:

Tipe I (sangat cerah, selalu terbakar): Hindari tempat berjemur buatan.

Tipe II–III (kulit cerah hingga cokelat muda, mudah terbakar tetapi bisa menjadi cokelat): Gunakan dengan sangat hati-hati.

Tipe IV–VI (kulit sedang hingga gelap): Lebih mudah menjadi cokelat, tetapi tetap berisiko.

Tipe kulit Anda memengaruhi berapa lama dan seberapa sering Anda bisa berjemur, atau bahkan apakah memungkinkan sama sekali.

2. Mulailah dengan sesi singkat.

Para pemula sebaiknya memulai dengan sesi yang sangat singkat (misalnya 3–5 menit).

Secara bertahap tingkatkan waktu berjemur jika tidak terjadi rasa terbakar atau iritasi.

Jangan pernah melebihi 20 menit, meskipun Anda tidak mudah terbakar.

Paparan berlebihan tidak selalu menghasilkan hasil yang lebih baik; justru hanya meningkatkan kerusakan.

3. Gunakan losion khusus untuk alat tanning bed.

Oleskan lotion penyamakan kulit dalam ruangan sebelum setiap sesi untuk melembapkan kulit dan meningkatkan efek penyamakan.

Hindari menggunakan tabir surya luar ruangan di tempat berjemur buatan karena tempat tersebut tidak dirancang untuk lampu UV.

Beberapa lotion mengandung bahan pencerah kulit atau akselerator, jadi bacalah label dan ikuti petunjuknya.

4. Selalu gunakan pelindung mata.

Jangan pernah berjemur tanpa kacamata berjemur yang disetujui FDA.

Kacamata hitam biasa atau menutup mata tidak akan melindungi Anda dari kerusakan akibat sinar UV.

Paparan sinar UV dapat menyebabkan luka bakar pada retina, katarak, dan kehilangan penglihatan jangka panjang.

5. Hidrasi dan pelembap.

Minumlah banyak air sebelum dan sesudah sesi Anda.

Gunakan pelembap setelah berjemur untuk menenangkan kulit dan memperpanjang warna kulit yang kecoklatan.

Kulit yang terbakar sinar matahari adalah kulit yang dehidrasi — hidrasi membantu menjaga elastisitas dan kilau sehat.

6. Tunggu sebelum mandi (jika menggunakan produk).

Jika Anda menggunakan akselerator penyamakan kulit atau bronzer yang mengandung DHA, tunggu dulu sebelum mandi.

合集-5

Tinggalkan Balasan