Keracunan sinar matahari adalah reaksi parah terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan, dan banyak orang terkejut mengetahui bahwa hal itu dapat terjadi tidak hanya dari sinar matahari, tetapi juga dari tempat berjemur buatan (tanning bed). Karena tempat berjemur buatan tersebut memberikanradiasi UV intensitas tinggiPenggunaan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko keracunan sinar matahari.
Mengetahui cara mencegah keracunan sinar matahari dari alat tanning sangat penting bagi siapa pun yang memilih untuk menggunakannya.
Apa Itu Keracunan Sinar Matahari?
Keracunan sinar matahari bukanlah keracunan sebenarnya, melainkan bentuk sengatan matahari yang serius. Gejalanya dapat meliputi:
-
Kemerahan dan lepuhan yang parah
-
Nyeri hebat dan pembengkakan
-
Sakit kepala, demam, atau menggigil
-
Mual atau pusing
-
Dehidrasi
Gejala-gejala ini dapat berkembang dalam hitungan jam atau hari setelah paparan sinar UV yang berlebihan.
Apakah alat tanning bed dapat menyebabkan keracunan sinar matahari?
Ya. Alat tanning memancarkan radiasi UVA dan UVB yang terkonsentrasi. Sesi singkat—terutama untuk pemula—dapat setara denganpaparan sinar matahari yang kuat selama berjam-jam, sehingga meningkatkan risiko reaksi kulit yang parah, termasuk keracunan sinar matahari.
Cara Mencegah Keracunan Sinar Matahari dari Alat Tanning
1. Mulailah dengan Sesi Singkat
Jangan pernah memulai dengan waktu sesi maksimum.
-
Sesi pertama sebaiknya5–7 menit, tergantung pada jenis kulit
-
Tingkatkan paparan secara bertahap dari waktu ke waktu
2. Berikan Waktu Pemulihan yang Cukup
Kulit Anda membutuhkan waktu untuk pulih.
-
Tunggu setidaknya48 jamdi antara sesi
-
Hindari berjemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari berturut-turut.
3. Kenali Tipe Kulit Anda
Kulit yang cerah atau sensitif lebih mudah terbakar dan mungkin tidak tahan terhadap tanning bed. Orang dengan kulit yang sangat cerah atau riwayat kanker kulit sebaiknya menghindari tanning bed sama sekali.
4. Hindari Mencampur Paparan Sinar Matahari dan Alat Penyamakan Kulit
Menggunakan alat tanning bed pada hari yang sama dengan paparan sinar matahari secara signifikan meningkatkan paparan sinar UV dan risiko keracunan sinar matahari.
5. Jaga tubuh tetap terhidrasi
Paparan sinar UV menarik cairan ke permukaan kulit.
-
Minumlah air sebelum dan sesudah sesi.
-
Hindari alkohol dan dehidrasi sebelum berjemur.
6. Hindari Produk yang Menyebabkan Fotosensitivitas
Obat-obatan dan produk tertentu meningkatkan sensitivitas terhadap sinar UV, termasuk:
-
Antibiotik
-
Retinoid
-
Beberapa perawatan jerawat
-
Minyak esensial dan wewangian
Selalu periksa peringatan sebelum berjemur.
7. Gunakan Pelindung Mata yang Tepat
Paparan sinar UV dapat merusak mata dan kulit di sekitarnya, yang berkontribusi pada sakit kepala dan ketidaknyamanan yang terkait dengan keracunan sinar matahari.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Curiga Terkena Keracunan Sinar Matahari
Segera hentikan berjemur dan:
-
Dinginkan kulit dengan kompres dingin.
-
Gunakan pelembap yang menenangkan dan bebas pewangi.
-
Minumlah cairan
-
Segera cari perawatan medis jika gejalanya parah.
Luka lepuh, demam, atau pusing tidak boleh diabaikan.
Apakah alat tanning bed aman jika digunakan dengan benar?
Meskipun sudah dilakukan tindakan pencegahan, alat tanning bed tetap menimbulkan risiko kesehatan. Adatidak ada tingkat penyamakan kulit dengan sinar UV yang sepenuhnya aman., dan keracunan sinar matahari hanyalah salah satu dari beberapa potensi bahaya.
Bagi mereka yang menginginkan perbaikan penampilan kulit tanpa paparan sinar UV, alternatif sepertipenyamakan tanpa sinar matahari or terapi cahaya merahMungkin ada pilihan yang lebih aman.
Kesimpulan Akhir
Keracunan sinar matahari dari alat tanning bed dapat dicegah, tetapi hanya dengan pembatasan dan kesadaran yang ketat. Memulai secara perlahan, mengatur jarak antar sesi dengan tepat, dan memahami batasan kulit Anda sangat penting.
Untuk kesehatan kulit jangka panjang, meminimalkan paparan sinar UV tetap merupakan pendekatan yang paling aman.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Seberapa cepat keracunan sinar matahari dapat terjadi di tempat berjemur buatan?
Dalam beberapa kasus, hal ini dapat terjadi setelah satu sesi pemotretan dengan pencahayaan berlebih, terutama bagi pemula.
Apakah keracunan sinar matahari akibat alat tanning lebih buruk daripada sinar matahari langsung?
Hal itu bisa terjadi, karena alat tanning bed memancarkan radiasi UV yang intens dalam waktu singkat.
Apakah saya boleh berjemur jika kulit saya sudah kemerahan?
Tidak. Berjemur pada kulit yang sudah iritasi atau merah sangat meningkatkan risiko keracunan sinar matahari.