Seberapa sering Anda harus menggunakan terapi cahaya untuk mengatasi jerawat?

68Tayangan

Untuk kondisi kulit seperti herpes bibir, sariawan, dan luka genital, terapi cahaya sebaiknya digunakan saat pertama kali Anda merasakan sensasi geli dan curiga bahwa akan muncul wabah. Kemudian, gunakan terapi cahaya setiap hari selama Anda mengalami gejala. Saat Anda tidak mengalami gejala, terapi cahaya tetap bermanfaat untuk mencegah wabah di masa mendatang dan meningkatkan kesehatan kulit secara umum. [1,2,3,4]

Kesimpulan: Terapi Cahaya Harian yang Konsisten adalah yang Optimal
Ada banyak produk terapi cahaya yang berbeda dan alasan untuk menggunakan terapi cahaya. Namun secara umum, kunci untuk melihat hasil adalah menggunakan terapi cahaya secara konsisten. Idealnya setiap hari, atau 2-3 kali sehari untuk area bermasalah tertentu seperti herpes atau kondisi kulit lainnya.

Sumber dan Referensi:
[1] Avci P, Gupta A, et al. Terapi laser tingkat rendah (cahaya) (LLLT) pada kulit: stimulasi, penyembuhan, pemulihan. Seminar Kedokteran dan Bedah Kulit. Maret 2013.
[2] Wunsch A dan Matuschka K. Uji Coba Terkontrol untuk Menentukan Efektivitas Perawatan Cahaya Merah dan Inframerah Dekat dalam Kepuasan Pasien, Pengurangan Garis Halus, Kerutan, Kekasaran Kulit, dan Peningkatan Kepadatan Kolagen Intradermal. Fotomedisin dan Bedah Laser. Februari 2014
[3] Al-Maweri SA, Kalakonda B, AlAizari NA, Al-Soneidar WA, Ashraf S, Abdulrab S, Al-Mawri ES. Kemanjuran terapi laser tingkat rendah dalam pengelolaan herpes labialis berulang: tinjauan sistematis. Laser Med Sci. 2018 September;33(7):1423-1430.
[4] de Paula Eduardo C, Aranha AC, Simões A, Bello-Silva MS, Ramalho KM, Esteves-Oliveira M, de Freitas PM, Marotti J, Tunér J. Perawatan laser untuk herpes labialis berulang: tinjauan literatur. Laser Med Sci. Juli 2014;29(4):1517-29.

Tinggalkan Balasan