Bagaimana cara kerja alat penyamakan kulit?

16Tayangan

Tempat berjemur buatan, juga dikenal sebagai sunbed atau solarium, adalah perangkat buatan yang dirancang untuk mensimulasikan efek sinar matahari pada kulit—khususnya, untuk menghasilkan warna kulit yang lebih gelap. Alat ini populer di salon dan spa, tetapi bagaimana sebenarnya mesin-mesin ini memberikan kilau kecoklatan pada kulit Anda? Berikut penjelasan tentang cara kerja tempat berjemur buatan dan apa yang terjadi pada kulit Anda saat menggunakannya.

Ilmu di Balik Penyamakan Kulit
Proses penyamakan kulit adalah mekanisme pertahanan alami kulit terhadap radiasi UV. Ketika kulit terpapar sinar UV, kulit akan memproduksi melanin, pigmen yang menggelapkan kulit untuk melindungi lapisan yang lebih dalam dari kerusakan DNA.

Tempat berjemur buatan mereproduksi proses ini menggunakan sinar UV buatan, terutama UVA dan terkadang UVB, untuk merangsang produksi melanin dan menciptakan warna kulit yang kecoklatan.

Jenis Cahaya Apa yang Digunakan pada Alat Penggelap Kulit (Tanning Bed)?
Tempat berjemur buatan memancarkan radiasi ultraviolet (UV), mirip dengan matahari, tetapi dalam lingkungan yang terkontrol.

Ada dua jenis utama radiasi UV yang terlibat:

Jenis Deskripsi Efek pada Kulit
Sinar UVA dengan panjang gelombang lebih panjang menembus lebih dalam ke kulit, menyebabkan penggelapan kulit dan penuaan.
Sinar UVB dengan panjang gelombang lebih pendek mempengaruhi lapisan terluar kulit, yang bertanggung jawab atas sengatan matahari dan produksi vitamin D.

Sebagian besar alat penyamakan kulit modern menggunakan sinar UVA, yang menggelapkan kulit lebih cepat tetapi juga dikaitkan dengan penuaan dini dan kanker kulit.

Cara Kerja Alat Tanning Bed – Langkah demi Langkah
Pengguna berbaring di dalam tempat tidur (baik model horizontal maupun vertikal), biasanya mengenakan kacamata pelindung.

Lampu neon intensitas tinggi memancarkan radiasi UV.

Paparan biasanya berlangsung antara 5 hingga 20 menit, tergantung pada jenis kulit dan kekuatan mesin.

Sinar UV menembus kulit dan memicu produksi melanin, yang menyebabkan kulit menjadi kecokelatan dalam waktu 24–48 jam berikutnya.

Risiko yang Terkait dengan Alat Penyamakan Kulit
Meskipun prosesnya terdengar sederhana, terdapat risiko kesehatan yang signifikan:

Kanker kulit (melanoma, karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal)

Penuaan dini kulit (kerutan, tekstur kasar seperti kulit, bintik-bintik akibat sinar matahari)

Kerusakan mata (katarak, luka bakar retina, jika tidak memakai kacamata pelindung yang tepat)

Penekanan kekebalan tubuh

Organisasi Kesehatan Dunia mengklasifikasikan alat tanning bed sebagai karsinogen Grup 1, yang berarti alat tersebut terbukti menyebabkan kanker pada manusia.

Alternatif yang Lebih Aman
Jika Anda menginginkan kulit tampak bercahaya seperti terkena sinar matahari tanpa risiko, pertimbangkan pilihan berikut:

Losion atau semprotan penyamakan kulit sendiri

Penyamakan dengan semprotan

Bronzer dan pelembap berwarna

Produk-produk ini tidak mengandung radiasi UV dan jauh lebih aman untuk kulit Anda.

Kesimpulan
Mesin penyamakan kulit bekerja dengan menggunakan radiasi UV untuk merangsang produksi melanin, meniru proses penyamakan alami dari sinar matahari. Namun, risikonya—terutama kanker kulit dan penuaan dini—sangat serius dan telah didokumentasikan dengan baik. Meskipun mesin penyamakan kulit dapat memberikan hasil kosmetik yang cepat, konsekuensi kesehatan jangka panjangnya membuat alternatif yang lebih aman menjadi pilihan yang lebih cerdas.

合集-1

Tinggalkan Balasan