Apakah Terapi Cahaya Merah Membantu Menghilangkan Stretch Mark?

14Tayangan

Stretch mark — garis-garis tipis pada kulit yang disebabkan oleh peregangan cepat akibat pertumbuhan, penambahan berat badan, atau kehamilan — dapat menyerang siapa saja. Meskipun tidak berbahaya, banyak orang mencari cara untuk mengurangi penampilannya. Salah satu solusi yang semakin populer adalah...terapi cahaya merah (RLT)Tapi apakah itu benar-benar berhasil?

Memahami Stretch Marks

Stretch mark (striae) terjadi ketika kulit meregang lebih cepat daripada kemampuannya untuk memperbaiki diri. Hal ini menyebabkan serat kolagen dan elastin di dermis pecah, meninggalkan bekas luka yang awalnya berwarna merah atau ungu dan memudar menjadi putih seiring waktu.

Ada dua jenis:

  • Garis-garis merah– stretch mark baru berwarna kemerahan.

  • Striae albae– stretch mark yang lebih tua, berwarna putih atau keperakan.

Cara Kerja Terapi Cahaya Merah

Terapi cahaya merah menggunakan panjang gelombang spesifik cahaya merah dan inframerah dekat (biasanya 630–850 nm) untuk menembus kulit dan merangsang aktivitas sel. Berikut cara kerjanya dalam mengatasi stretch mark:

1. Meningkatkan Produksi Kolagen dan Elastin

RLT merangsang fibroblas — sel yang memproduksi kolagen dan elastin. Peningkatan kolagen membantu memperbaiki jaringan dermal yang rusak dan meningkatkan kekencangan kulit, mengurangi visibilitas stretch mark seiring waktu.

2. Memperbaiki Tekstur dan Warna Kulit

Terapi cahaya merah meningkatkan aliran darah dan pergantian sel, yang dapat menghaluskan permukaan kulit dan membantu memudarkan perubahan warna yang terkait dengan stretch mark yang baru muncul.

3. Mengurangi Peradangan

Untuk stretch mark yang merah atau meradang, terapi cahaya merah dapat membantu menenangkan kulit, mengurangi iritasi, dan mempercepat pemulihan.

Apa Kata Hasil Penelitian?

Meskipun penelitian langsung tentang terapi cahaya merah untuk stretch mark masih terbatas, studi tentang efek cahaya merah padaproduksi kolagen, peremajaan kulit, Danpenyembuhan bekas lukamenjanjikan:

  • Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan diSeminar Kedokteran dan Bedah Kulitmenyoroti kemampuan cahaya merah untuk merangsang peremajaan kulit.

  • Uji klinis lain menemukan bahwa cahaya merah meningkatkan elastisitas dan kehalusan kulit pada wanita setelah kehamilan.

Temuan ini menunjukkan bahwa terapi cahaya merah dapat sangat membantu untukstretch mark tahap awal (merah atau ungu), meskipun hal itu juga dapat memperbaiki penampilan bekas luka lama seiring waktu.

Tips Perawatan

Untuk mendapatkan hasil terbaik dari terapi cahaya merah untuk stretch mark:

  • Gunakanperangkat lampu merah kelas medisdengan panjang gelombang antara630–850 nm.

  • Arahkan cahaya ke area yang terkena3–5 kali per minggu, untuk10–20 menit per sesi.

  • Kombinasikan dengan perawatan pendukung kulit lainnya, sepertipelembap, retinoid, atau microneedling(di bawah bimbingan profesional).

Apakah Ini Aman?

Ya. Terapi cahaya merah bersifat non-invasif, tidak menimbulkan rasa sakit, dan aman untuk sebagian besar jenis kulit. Terapi ini tidak menyebabkan kerusakan kulit atau luka bakar seperti sinar UV.

Kesimpulan Akhir

Terapi cahaya merah mungkin tidak sepenuhnya menghilangkan stretch mark, tetapi dapat secara signifikan mengurangi penampilannya — terutama jika digunakan secara konsisten dari waktu ke waktu. Dengan meningkatkan kolagen, memperbaiki warna kulit, dan mendukung proses perbaikan alami tubuh, RLT menawarkan solusi yang lembut dan efektif bagi mereka yang ingin meningkatkan penampilan dan tekstur kulit mereka.

Tinggalkan Balasan