Terapi cahaya merah (RLT) telah menjadi salah satu perawatan kesehatan non-invasif yang paling populer dalam beberapa tahun terakhir. Terapi ini banyak digunakan untuk peremajaan kulit, pemulihan otot, pengurangan peradangan, dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, banyak orang bertanya-tanya:Apakah terapi cahaya merah membuat kulit kering?
Jawaban singkatnya adalah:Terapi cahaya merah biasanya tidak membuat kulit Anda kering.Faktanya, perawatan ini lebih sering dikaitkan dengan peningkatan hidrasi, elastisitas, dan penyembuhan kulit. Meskipun demikian, beberapa orang mungkin mengalami kekeringan ringan tergantung pada jenis kulit mereka, frekuensi perawatan, atau faktor eksternal lainnya.
Mengapa Terapi Cahaya Merah Biasanya Tidak Membuat Kulit Kering?
Terapi cahaya merah bekerja dengan menggunakan gelombang merah dan inframerah dekat tingkat rendah untuk menembus kulit, memberi energi pada sel, dan merangsang produksi kolagen. Proses ini biasanya menghasilkan:
-
Sirkulasi darah yang lebih baik
-
Pengiriman nutrisi yang lebih baik ke sel-sel kulit
-
Meningkatkan hidrasi dan elastisitas.
-
Mengurangi garis-garis halus dan kerutan
Alih-alih mengeringkan kulit, RLT seringkali justru meningkatkan kesehatan dan kekenyalan kulit.
Kemungkinan Penyebab Kekeringan Setelah Terapi Cahaya Merah
Meskipun RLT sendiri tidak secara inheren mengeringkan kulit, beberapa pengguna mungkin mengalami kekeringan sementara. Hal ini bisa disebabkan oleh:
-
Penggunaan perangkat yang berlebihan– Sesi yang terlalu lama atau terlalu sering dapat mengiritasi kulit yang sensitif.
-
Kulit kering yang sudah ada sebelumnya– Jika lapisan pelindung kulit Anda sudah terganggu, kulit mungkin akan terasa lebih kering setelah perawatan.
-
Faktor lingkungan– AC, kelembapan rendah, atau paparan sinar matahari dapat menyebabkan kekeringan.
-
Kekurangan cairan– Kurang minum air atau melewatkan penggunaan pelembap dapat membuat kulit kering lebih terlihat.
Tips Mencegah Kekeringan dengan Terapi Cahaya Merah
-
Oleskan pelembap setelah perawatan.Oleskan pelembap atau serum yang lembut dan menghidrasi setelah sesi perawatan.
-
Tetap terhidrasiMinumlah banyak air untuk mendukung kesehatan kulit dari dalam.
-
Ikuti petunjuk penggunaan yang disarankan.Lakukan sesi selama 10-20 menit, 3-5 kali per minggu (tergantung perangkat Anda).
-
Gunakan produk perawatan kulit yang lembut.Hindari penggunaan pembersih atau eksfolian yang keras sebelum dan sesudah sesi latihan.
-
Pantau kulit AndaJika kekeringan berlanjut, kurangi frekuensi perawatan dan konsultasikan dengan dokter kulit.
Kesimpulan
Terapi cahaya merah umumnya tidak membuat kulit kering—bahkan, seringkali dipuji karena mendukung hidrasi, penyembuhan, dan anti-penuaan. Jika terjadi kekeringan, biasanya disebabkan oleh faktor eksternal seperti penggunaan berlebihan, kondisi lingkungan, atau masalah kulit yang sudah ada sebelumnya. Dengan perawatan yang tepat, hidrasi, dan penggunaan yang seimbang, terapi cahaya merah dapat meningkatkan kesehatan kulit tanpa efek samping yang tidak diinginkan.