Kolagen sangat penting untuk kulit yang kencang, halus, dan tampak awet muda. Karena produksi kolagen secara alami menurun seiring bertambahnya usia, solusi non-invasif seperti terapi cahaya merah telah menarik perhatian.
TetapiApakah terapi cahaya merah meningkatkan kolagen?Atau, apakah manfaat ini dilebih-lebihkan?
Bagaimana Kolagen Diproduksi di Kulit
Kolagen diproduksi olehsel fibroblasdi lapisan dermis. Sel-sel ini sangat bergantung pada energi seluler dan aliran darah yang tepat untuk mempertahankan sintesis kolagen.
Seiring bertambahnya usia, aktivitas fibroblas melambat, yang menyebabkan:
-
Garis-garis halus dan kerutan
-
Hilangnya elastisitas
-
Tekstur kulit lebih tipis
Bagaimana Terapi Cahaya Merah Mempengaruhi Fibroblas
Terapi cahaya merah menggunakan panjang gelombang yang ditargetkan—biasanya630–660 nm—yang menembus kulit dan berinteraksi dengan mitokondria di dalam fibroblas.
Proses ini mungkin:
-
Meningkatkan ATP (energi seluler)
-
Mengaktifkan fungsi fibroblas
-
Mendukung pembentukan kolagen baru
Apa yang Ditunjukkan Penelitian
Berbagai studi klinis menunjukkan bahwa terapi cahaya merah dapat:
-
Meningkatkan kepadatan kolagen
-
Meningkatkan elastisitas kulit
-
Mengurangi tampilan kerutan seiring waktu
Hasilnya bertahap dan membaik dengan perawatan yang konsisten.
Kesimpulan
Jadi,Apakah terapi cahaya merah meningkatkan kolagen?
Ya—bukti menunjukkan bahwa hal itu dapat merangsang produksi kolagen dan mendukung struktur kulit yang lebih sehat bila digunakan secara konsisten pada panjang gelombang terapeutik.