Penggunaan alat tanning bed membuat kulit Anda terpapar radiasi ultraviolet (UV) terkonsentrasi, yang mempercepat produksi melanin tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan kulit. Pertanyaan umum yang sering diajukan banyak orang adalah:Apakah boleh menggunakan tabir surya di tempat berjemur buatan, dan apakah hal itu masuk akal?
Jawaban singkatnya adalahYa, Anda bisa menggunakan tabir surya di tempat berjemur buatan., tetapi apakah AndasebaiknyaTergantung pada tujuan berjemur Anda dan prioritas kesehatan kulit Anda.
Cara Kerja Tabir Surya di Tempat Berjemur
Tabir surya dirancang untuk melindungi kulit denganmenyerap, memantulkan, atau menyebarkan radiasi UVterutama sinar UVA dan UVB. Tempat berjemur buatan terutama memancarkan sinar tersebut.Sinar UVAyang menembus lebih dalam ke dalam kulit dan bertanggung jawab atas penggelapan kulit serta penuaan dini.
Saat Anda mengoleskan tabir surya di tempat berjemur buatan:
-
SPF 30 atau lebih tinggidapat secara signifikan mengurangi penetrasi UV.
-
Proses penyamakan menjadilebih lambat dan kurang intens
-
Risiko kerusakan kulit adalahsebagian berkurang, tetapi tidak dihilangkan
Artinya, tabir surya tidak membuat tempat berjemur buatan menjadi "aman," tetapi dapat membantu.batasi paparan berlebihan, khususnya untuk jenis kulit sensitif.
Apakah Tabir Surya Mencegah Anda Menjadi Cokelat?
Tidak sepenuhnya. Banyak orang keliru percaya bahwa tabir surya sepenuhnya mencegah penggelapan kulit. Kenyataannya:
-
Tabir suryamengurangi intensitaspaparan sinar UV
-
Anda masih bisa berjemur, tetapisecara bertahap
-
Kulit yang kecoklatan seringkalilebih merata dan tahan lama
Namun, jika tujuan utama Anda adalah mendapatkan kulit cokelat gelap dengan cepat, penggunaan tabir surya mungkin terasa kontraproduktif.
Mengapa Beberapa Salon Penyamakan Kulit Menyarankan untuk Tidak Menggunakan Tabir Surya
Beberapa salon penyamakan kulit merekomendasikanlotion penyamakan kulit sebagai pengganti tabir surya, Karena:
-
Tabir surya tradisional diformulasikan untukmenghalangi sinar UV
-
Akselerator pen tanning merangsang produksi melanin tanpa perlindungan UV.
-
Proses penyamakan kulit yang lebih cepat dan terlihat dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.
Meskipun demikian,dari perspektif medis, melewatkan penggunaan tabir surya meningkatkan risiko:
-
Terbakar sinar matahari
-
Penuaan dini
-
Hiperpigmentasi
-
Kerusakan kulit jangka panjang
Alternatif yang Lebih Aman: Apa yang Sebaiknya Anda Gunakan Sebagai Gantinya?
Jika Anda khawatir tentang kesehatan kulit tetapi tetap menginginkan kulit yang kecokelatan, pertimbangkan pilihan-pilihan berikut:
-
Tabir surya SPF rendah (SPF 15)untuk perlindungan sebagian
-
Lotion penyamakan kulit dengan pelembap dan antioksidan
-
Ranjang terapi cahaya merahyang tidak menggunakan sinar UV dan mendukung peremajaan kulit
-
Sesi berjemur yang lebih singkatdikombinasikan dengan hidrasi kulit yang tepat
Banyak pusat kebugaran modern menggabungkanPenyamakan kulit dengan sinar UV dan terapi cahaya merah., membantu mengurangi stres oksidatif sekaligus mendukung produksi kolagen.
Poin-Poin Penting
-
AndaBisaGunakan tabir surya saat berjemur di tempat berjemur buatan.
-
Tabir surya mengurangi paparan sinar UV tetapi tidak membuat penggunaan alat tanning (penggelapan kulit buatan) menjadi bebas risiko.
-
Penggunaan tabir surya menghasilkan proses penggelapan kulit yang lebih lambat dan terkontrol.
-
Untuk kesehatan kulit, menggabungkan paparan sinar UV yang terbatas dengan terapi cahaya merah adalah pendekatan jangka panjang yang lebih cerdas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah saya bisa menggunakan SPF 50 di tempat berjemur buatan?
Ya, tetapi itu akan sangat membatasi hasil penyamakan kulit dan terutama berfungsi sebagai perlindungan kulit.
Apakah berjemur tanpa tabir surya berbahaya?
Paparan sinar UV yang sering dan tanpa perlindungan meningkatkan risiko penuaan kulit dan kerusakan jangka panjang.
Apakah terapi cahaya merah merupakan alternatif yang lebih aman?
Terapi cahaya merah tidak menggunakan radiasi UV dan banyak digunakan untuk peremajaan dan pemulihan kulit.