Meskipun alat tanning (sunbed) dikenal memiliki risiko radiasi UV, sengatan panas adalah bahaya nyata yang jarang dibahas—terutama jika digunakan secara tidak benar. Panas yang terkonsentrasi dan ruang tertutup di dalam alat tanning dapat meningkatkan suhu tubuh Anda melebihi batas aman, yang menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa ini. Mari kita uraikan mengapa ini terjadi, siapa yang berisiko, dan bagaimana cara tetap aman.
1. Mengapa Alat Berjemur Dapat Menyebabkan Serangan Panas: Ilmu di Balik Panas Berlebihan
Serangan panas terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat mendinginkan dirinya sendiri, dan suhu inti tubuh naik di atas 40°C (104°F). Tempat berjemur buatan menciptakan kondisi yang sempurna untuk hal ini dengan menggabungkan dua faktor utama:
Keluaran Panas Terkonsentrasi: Lampu tanning menghasilkan panas yang signifikan (seringkali 100–120°F di dalam tempat tidur) untuk menghangatkan kulit agar bisa berjemur. Tidak seperti sinar matahari alami—di mana aliran udara dan naungan membantu mengatur suhu—sunbed memerangkap panas ini di ruang kecil yang tertutup.
Gangguan Pendinginan: Saat berbaring di kursi berjemur, tubuh Anda berada dalam posisi statis, dan keringat tidak dapat menguap dengan mudah (karena sirkulasi udara yang terbatas dan kontak dengan permukaan kursi). Hal ini menghentikan mekanisme pendinginan utama tubuh Anda untuk bekerja, menyebabkan panas menumpuk dengan cepat.
2. Siapa yang Berisiko Lebih Tinggi?
Siapa pun yang menggunakan alat tanning dapat mengalami serangan panas, tetapi kelompok tertentu menghadapi bahaya yang lebih besar. Kelompok-kelompok ini meliputi:
Orang dengan kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya: Mereka yang memiliki penyakit jantung, diabetes, obesitas, atau gangguan tiroid, karena kondisi-kondisi ini mengurangi kemampuan tubuh untuk mengatur suhu.
Individu yang mengalami dehidrasi: Jika Anda tidak minum cukup air sebelum atau selama penggunaan, tubuh Anda memiliki lebih sedikit cairan untuk menghasilkan keringat, sehingga kemungkinan kepanasan menjadi lebih besar.
Sesi yang lama atau sering: Menggunakan alat tanning selama lebih dari 15-20 menit (atau beberapa kali dalam sehari) meningkatkan paparan panas melebihi kemampuan tubuh Anda untuk menanganinya.
Anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang lebih tua: Tubuh anak-anak belum sepenuhnya mengembangkan sistem pengaturan suhu, sementara sistem pada orang dewasa yang lebih tua melemah seiring bertambahnya usia.
Pengguna obat-obatan: Obat-obatan seperti antihistamin, antidepresan, atau obat tekanan darah dapat mengganggu proses berkeringat, sehingga meningkatkan risiko serangan panas.
3. Tanda-Tanda Peringatan Serangan Panas Akibat Berjemur di Tempat Berjemur
Serangan panas dapat berkembang dengan cepat—mengetahui gejalanya dapat membantu Anda bertindak cepat. Segera hentikan penggunaan alat tanning dan cari bantuan darurat jika Anda melihat:
Suhu tubuh tinggi: Terasa sangat panas saat disentuh (dalam kasus parah tidak berkeringat, karena tubuh kekurangan cairan).
Gejala neurologis: Kebingungan, pusing, bicara cadel, sakit kepala, atau kejang.
Ketidaknyamanan fisik: Mual, muntah, detak jantung cepat, atau sesak napas.
Perubahan pada kulit: Kulit memerah, terasa panas dan kering (bukan dingin atau lembap, yang merupakan tanda kelelahan akibat panas yang lebih ringan).
4. Cara Mencegah Serangan Panas Saat Menggunakan Alat Berjemur
Anda dapat mengurangi risiko dengan mengikuti aturan sederhana ini:
Jaga tubuh tetap terhidrasi: Minumlah 8–12 ons air 30 menit sebelum sesi latihan, dan minumlah lebih banyak setelahnya. Hindari kafein atau alkohol, yang dapat menyebabkan dehidrasi.
Batasi waktu sesi: Patuhi batas yang direkomendasikan produsen (biasanya 10–15 menit untuk pengguna pertama kali) dan jangan pernah melebihi 20 menit per sesi.
Beristirahatlah di antara sesi: Tunggu setidaknya 48 jam sebelum menggunakan alat tanning lagi agar tubuh Anda dapat mendingin dan pulih.
Periksa suhu tempat tidur: Jika tempat berjemur terasa terlalu panas (misalnya, permukaannya membakar tangan Anda), mintalah staf untuk menyesuaikannya atau pilih tempat tidur yang berbeda.
Dengarkan tubuh Anda: Jika Anda merasa pusing, kepanasan, atau mual kapan pun, segera hentikan sesi dan pindah ke tempat yang sejuk dan teduh.
5. Mitos Umum Tentang Tempat Berjemur dan Panas
Mitos 1: “Tempat berjemur hanya menggunakan sinar UV—suhunya tidak cukup panas untuk menyebabkan serangan panas.”
Fakta: Bahkan alat tanning dengan daya rendah pun menghasilkan panas yang cukup untuk meningkatkan suhu inti tubuh. Model tertutup memerangkap panas ini, sehingga panas berlebih tidak dapat dihindari bagi sebagian pengguna.
Mitos 2: “Kelelahan akibat panas sama dengan serangan panas—cukup istirahat dan minum air.”
Fakta: Kelelahan akibat panas lebih ringan (gejalanya meliputi berkeringat, lemas, dan kulit dingin) dan dapat diobati dengan istirahat. Serangan panas adalah keadaan darurat medis—penanganan yang terlambat dapat menyebabkan kerusakan organ atau kematian.
Mitos 3: “Losion penyamakan kulit dengan bronzer mencegah serangan panas.”
Fakta: Bronzer hanya menggelapkan tampilan kulit—tidak mendinginkan tubuh atau melindungi dari panas berlebih. Beberapa lotion bahkan dapat memerangkap panas, sehingga meningkatkan risiko.
Poin-Poin Penting
Ya, Anda bisa terkena serangan panas dari tempat berjemur—panas di dalam ruangan tertutup dan pendinginan yang terganggu menjadikannya risiko serius.
Serangan panas dapat mengancam jiwa—pelajari tanda-tanda peringatannya dan segera cari pertolongan darurat jika Anda mengalaminya.
Pencegahannya sederhana: tetap terhidrasi, batasi durasi sesi, dan dengarkan tubuh Anda.
Meskipun risiko terkait sinar UV dari tanning bed (kanker kulit, penuaan) lebih dikenal luas, sengatan panas adalah bahaya kritis yang tidak boleh diabaikan. Prioritaskan keselamatan tubuh Anda daripada sekadar mendapatkan warna kulit cokelat sementara.
Jika Anda menginginkan referensi cepat yang mudah diakses, saya dapat membuat daftar periksa keselamatan berjemur—termasuk persiapan sebelum sesi, tanda-tanda peringatan yang perlu diperhatikan, dan perawatan setelah sesi—untuk membantu Anda menghindari risiko yang berkaitan dengan panas. Apakah Anda merasa itu bermanfaat?