Apakah terapi cahaya bisa berlebihan?

68Tayangan

Terapi cahaya telah diuji dalam ratusan uji klinis yang ditinjau oleh rekan sejawat, dan terbukti aman dan dapat ditoleransi dengan baik. [1,2] Tetapi bisakah terapi cahaya digunakan secara berlebihan? Penggunaan terapi cahaya yang berlebihan tidak perlu, tetapi kemungkinan besar tidak berbahaya. Sel-sel dalam tubuh manusia hanya dapat menyerap sejumlah cahaya tertentu pada satu waktu. Jika Anda terus menyinari area yang sama dengan alat terapi cahaya, Anda tidak akan melihat manfaat tambahan. Inilah sebabnya mengapa sebagian besar merek terapi cahaya konsumen merekomendasikan untuk menunggu 4-8 jam antara sesi terapi cahaya.

Dr. Michael Hamblin dari Harvard Medical School adalah peneliti terapi cahaya terkemuka yang telah berpartisipasi dalam lebih dari 300 uji coba dan studi fototerapi. Meskipun tidak akan meningkatkan hasil, Dr. Hamblin percaya bahwa penggunaan terapi cahaya yang berlebihan umumnya aman dan tidak akan menyebabkan kerusakan kulit. [3]

Kesimpulan: Terapi Cahaya Harian yang Konsisten adalah yang Optimal
Ada banyak produk terapi cahaya yang berbeda dan alasan untuk menggunakan terapi cahaya. Namun secara umum, kunci untuk melihat hasil adalah menggunakan terapi cahaya secara konsisten. Idealnya setiap hari, atau 2-3 kali sehari untuk area bermasalah tertentu seperti herpes atau kondisi kulit lainnya.

Sumber dan Referensi:
[1] Avci P, Gupta A, et al. Terapi laser tingkat rendah (cahaya) (LLLT) pada kulit: stimulasi, penyembuhan, pemulihan. Seminar Kedokteran dan Bedah Kulit. Maret 2013.
[2] Wunsch A dan Matuschka K. Uji Coba Terkontrol untuk Menentukan Efektivitas Perawatan Cahaya Merah dan Inframerah Dekat dalam Kepuasan Pasien, Pengurangan Garis Halus, Kerutan, Kekasaran Kulit, dan Peningkatan Kepadatan Kolagen Intradermal. Fotomedisin dan Bedah Laser. Februari 2014
[3] Hamblin M. “Mekanisme dan aplikasi efek antiinflamasi fotobiomodulasi.” AIMS Biophys. 2017.

Tinggalkan Balasan