Apakah tempat tidur terapi cahaya merah dapat membantu menurunkan berat badan?

15Tayangan

Tempat tidur terapi cahaya merah (RLT) bukanlah solusi ajaib untuk menurunkan berat badan, tetapi tempat tidur inimungkinMemberikan manfaat pengurangan lemak ringan bila dikombinasikan dengan diet dan olahraga. Berikut hasil penelitiannya:


1. BagaimanaMungkinApakah RLT Mempengaruhi Penurunan Lemak?

Mekanisme: “Lipolisis” (Penyusutan Sel Lemak)

  • RLT (khususnya cahaya merah 635nm + cahaya inframerah dekat 850nm) menembus lapisan lemak hingga 5–10mm.
  • Merangsang mitokondria dalam sel lemak, menyebabkan mitokondria melepaskan trigliserida (lemak) yang tersimpan melalui pori-pori sementara.
  • Lemak yang dilepaskan kemudian dimetabolisme secara alami (tetapihanya jika Anda membakar kalori(melalui gerakan).

Poin Penting: RLT tidak "melelehkan lemak" sendirian—tetapi mendukung pemecahan lemak bila dipadukan dengan perubahan gaya hidup.

Bukti Klinis

  • Sebuah studi tahun 2011 (Laser dalam Pembedahan dan Kedokteran) menemukan bahwa RLT mengurangi lingkar pinggang sebesar 2–4 cm setelah 4 minggu (tanpa kontrol diet/olahraga).
  • Sebuah meta-analisis tahun 2015 menyimpulkan bahwa RLT sedikit mengurangi persentase lemak tubuh (1–3%) tetapi bukan merupakan alat penurunan berat badan yang berdiri sendiri.

2. Hasil Apa yang Dapat Anda Dapatkan?Secara realistisMengharapkan?

Memengaruhi Ranjang Terapi Cahaya Merah Dengan Diet + Olahraga
Pengurangan Harga di Tempat ×Tidak (penurunan lemak bersifat sistemik) √ Dapat meningkatkan hasil
Selulit √ Menghaluskan sementara (meningkatkan kolagen) √ Perbaikan yang lebih tahan lama
Metabolisme !Mungkinsedikit peningkatan ATP √ Lebih baik dengan latihan kardio/kekuatan
Inci yang Hilang 0,5–2 inci (selama beberapa minggu) 3+ inci (dengan usaha)

Kesimpulan: RLT mungkin dapat meningkatkan penurunan lemak tetapi tidak akan menggantikan defisit kalori + olahraga.


3. Cara Menggunakan RLT untuk Hasil Penurunan Lemak Terbaik

Protokol untuk Pembentukan Kontur Tubuh

  • Frekuensi: 3–5 kali seminggu (10–20 menit per sesi).
  • Area target: Perut, paha, lengan (paparan langsung pada kulit).
  • Pendekatan Kombinasi:
    • Sebelum berolahraga (dapat meningkatkan mobilisasi lemak).
    • Setelah latihan kardio (membantu mengeluarkan asam lemak yang dilepaskan).
    • Dengan pijat limfatik (mengurangi retensi cairan).

Perangkat yang Bekerja Paling Baik

  • Panel berdaya tinggi (misalnya, Joovv, Mito Red Light) untuk penetrasi cahaya yang lebih dalam.
  • Perangkat sabuk/pembungkus (misalnya, Lipo Wrap) untuk area yang terlokalisasi.

4. Keterbatasan & Mitos

“RLT membakar lemak saat Anda tidur” – Salah. Lemak harus dibakar melalui aktivitas.
“Turunkan 10 pon dalam seminggu” – Tidak realistis; berat air ≠ penurunan lemak.

“Hasil permanen tanpa usaha” – Sel lemak menyusut tetapi dapat terisi kembali tanpa perubahan gaya hidup.


5. Alternatif yang Lebih Baik untuk Menurunkan Berat Badan

Jika penurunan berat badan adalah tujuan utama Anda, prioritaskan:

  1. Defisit kalori (makan lebih sedikit daripada yang Anda bakar).
  2. Latihan kekuatan (membangun otot yang meningkatkan metabolisme).
  3. Kardio (membakar lemak secara langsung).
  4. RLT sebagai suplemen (untuk sedikit peningkatan ketajaman + pengencangan kulit).

Kesimpulan Akhir

Tempat tidur RLTBisabantuan untuk:

  • Penurunan lingkar tubuh ringan (bila dikombinasikan dengan diet/olahraga).
  • Pengurangan selulit (melalui stimulasi kolagen).
  • Pemulihan pasca latihan (dukungan tidak langsung untuk penurunan lemak).

Jangan hanya mengandalkan RLT (Rapid Lycra Tea) untuk penurunan berat badan yang signifikan.

Untuk hasil terbaik: Gunakan RLT bersamaan dengan gaya hidup sehat, bukan sebagai jalan pintas!

Tinggalkan Balasan